Assalamualaikum!
1] WAJIB JAWAB:
Ada penjelasan yang bermanfaat dari Ustadz Abdul Hakim dalam masalah ini iaitu di Al Masaa il jilid 7 Masalah ke 178 "Kewajiban Menjawab Salam".
Beliau membawakan ayat berikut :
{وَإِذَا
حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا
إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا (86)} [النساء : 86]
"Dan
apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah
penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah (dengan yang
serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu." (QS. An
Nisaa' : 86).
Kemudian berkata beliau
"Dan
dari ayat yang mulia ini pun dapat dikeluarkan hukum: Bahwa menjawab
salam orang orang kafir yang mengucapkan salam kepada kita dengan salam
islami dengan FASIH dan dengan maksud MENGHORMATI dan memuliakan kita,
bukan untuk MENGEJEK atau mengolok-olok kita, maka hukumnya wajib bagi
kita menjawab salam mereka sebagaimana perintah Allah di atas yang bersifat UMUM dan MUTLAK."
(Abdul Hakim bin Amir Abdat, Al Masaa il Jilid 7, Darus Sunnah, Jakarta, Cet. I, Oktober 2006, hal. 39).
Kemudian
al Ustaz membawakan beberapa hadis lengkap dalam masalah ini sehingga
dapat dilihat sebab- sebabnya. Salah satunya adalah ini:
Berkata
Hisyam bin Zaid bin Anas bin Malik: Saya pernah mendengar Anas bin
Malik berkata: Seorang Yahudi pernah lalu dihadapan Rasulullah
Shallallahu'alaihi wa sallam lalu dia mengucapkan (salam dengan ucapan):
AS SAAMU' ALAIKA. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam menjawabnya:
"WA'ALAIKA.
Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda (kepada para
Sahabat): "Tahukah kamu apa yang dia ucapkan? Dia mengucapkan (salam
kepadaku dengan ucapan): AS SAAMU'ALAIKA [ Kematian untuk kamu ]."
Para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, izinkan kami untuk membunuhnya?
Beliau
menjawb: "Jangan! (Tetapi) apabila Ahlul Kitab memberi salam kepada
kamu maka jawablah: "WA'ALAIKUM (saja)." (HR. Bukhari no. 6926).
Kemudian Ustaz Abdul Hakim melanjutkan,
"Dari
beberapa riwayat sahih di atas dapatlah kita mengetahui dengan jelas
sekali SEBAB SEBAB Nabi yang mulia Shallallahu'alaihi wa sallam telah
memerintahkan para sahabat untuk menjawab salamnya orang orang Yahudi dengan ucapan: WA 'ALAIKUM atau WA'ALAIKA saja tanpa tambahan SALAM dan seterusnya.
Yang
menjadi penyebabnya: Apabila mereka memberi salam kepada Nabi
Shallallahu'alaihi wa sallam dan para sahabat mereka mengucapkan AS
SAAMU 'ALAIKA atau AS SAAMU 'ALAIKUM. Sedangkan erti dari AS SAAMU
adalah MATI atau Kematian. Oleh
karena itu Nabi yang mulia Shallallahu'alaihi wa sallam bersama para
sahabat mencukupi menjawab salam mereka dengan ucapan yang SAMA dengan
apa yang telah mereka ucapkan yaitu : WA'ALAIKA atau WA'ALAIKUM saja. Yakni ATASMU atau ATAS KAMU JUGA KEMATIAN." (Item hal 45).
Kemudian Ustaz Abdul Hakim melanjutkan lagi,
" Kemudian setelah kita mengetahui sababul wuruudil hadits dapatlah kita mengeluarkan hukumnya -karena hukum itu beredar bersama 'illat atau sebabnya, maka apabila telah hilang 'illatnya dengan sendirinya hukum tersebut kembali kepada asalnya- yaitu: Kewajiban menjawab salam manusia hatta dia orang kafir atau musyrik, apabila mereka mengucapkan salam kepada kita dengan SALAM ISLAMI YANG FASIH dan dengan maksud menghormati kita
dan bukan dengan lafazh AS SAAMU seperti yang pernah diucapkan orang
orang Yahudi kepada Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam dan para shahabat.
Karena 'illat atau sebab yang menyebabkan Nabi Shallallahu'alaihi wa
sallam memerintahkan para shahabat untuk menjawab salamnya orang orang
Yahudi dengan jawaban WA'ALAIKUM atau WA'ALAIKA saja telah HILANG atau tidak ada.
Yakni
ketika mereka memberi salam kepada kita dengan salam islami yang fasih
yaitu AS SALAAMU 'ALAIKUM, atau ASSALAMU 'ALAIKUM WA RAHMATULLAH, atau
ASSALAMU'ALAIKUM WA RAHMATULLAH WA BARAKATUH, maka kewajiban kita
menjawab salamnya dengan jawaban yang sama atau yang lebih baik
sebagaimana perintah Allah Jalla Dzikruhu.
2] HARUS JAWAB :
1- Al-Imam al-Bukhari dalam kitabnya Al-Adab al-Mufrad
di bawah tajuk Bab Kaif al-Radd ‘ala Ahl al-Zimmah (Bab Bagaimana
Menjawab Salam Kafir Zimmi) meriwayatkan kata-kata Ibn ‘Abbas:
“Jawablah salam sama ada Yahudi, Nasrani atau Majusi. Ini kerana ALLAH berfirman (maksudnya dari Surah al-Nisa ayat 86) “Dan apabila kamu diberikan penghormatan dengan sesuatu ucapan hormat, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah dia (dengan cara yang sama). Sesungguhnya Allah sentiasa menghitung tiap-tiap sesuatu” (riwayatINI BERTARAF HASAN)
“Jawablah salam sama ada Yahudi, Nasrani atau Majusi. Ini kerana ALLAH berfirman (maksudnya dari Surah al-Nisa ayat 86) “Dan apabila kamu diberikan penghormatan dengan sesuatu ucapan hormat, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah dia (dengan cara yang sama). Sesungguhnya Allah sentiasa menghitung tiap-tiap sesuatu” (riwayatINI BERTARAF HASAN)
2- Dalam
masa yang sama,hukum menjawab salam juga harus sekiranya golongan bukan
Islam menyebut kalimah assalamualaikum sepertimana yang dinyatakan oleh
Ibnu Al-Qayyim dan Imam Qaradawi.
kalau mereka menyebut assamualaikum, cukup dengan menjawab a’laikum.
3- Apabila non-Muslim mengucapkan salam: As-samu’alaikum, maka kita harus membalasnya dengan ucapan: Wa’alaikum.
Perkataan beliau: Wa’alaikum”, merupakan dalil bahwa apabila mereka
mengucapkan: ‘As-salaamu’alaikum”, yang berarti pada diri kamu ada
keselamatan, maka kita juga membalas dengan ucapan yang sama.
Maka sebagian ulama berpendapat apabila orang-orang Yahudi dan nasrani mengucapkan secara jelas: “As-salaamu ‘alikum”, maka kita juga boleh membalas dengan ucapan: “Alaikum salam”.
KESIMPULAN :
1- Islam tidak pernah menghalang non-Muslim untuk memberikan ucapan Salam mereka terhadap kita selaku Orang Islam.
2- Cuma
Islam mengajar, bagaimana cara terbaik untuk kita membalas ucapan salam
ini. Maka balasan yang terbaik & memenuhi Sunnah adalah “ waa’laikum “
ADAKAH ORANG ISLAM YANG MENDENGAR SALAM ITU PERLU :
1- Mengucap 2 kalimah syahadah semula ?
2- Solat Sunat Taubat ?
3- Istighfar....?
TIDAK, sama sekali tidak.
Nabi tak pernah suruh Sahabat mengucap pun, hatta dalam kes Yahudi
cerca Nabi dengan Salam yang mendoakan KEMATIAN Nabi pun, Nabi minta
Aisyah jawab “ waa’laikum “ sahaja.
Moga
penjelasan ini, menjernihkan kembali kekeruhan minda & pengetahuan
kita, bagaimana komunikasi yang terbaik antara kita dan non-Muslim.
Kerana Islam ini adalah agama untuk semua,Allah ini Tuhan alam semesta
bukan Tuhan orang-orang Islam sahaja
Wallahu’alam….
0 Komen Di Sini:
Catat Ulasan